Terang



Dimanakah keberadaanmu wahai takdir yang katanya akan indah itu?
Berapa lama lagi waktu yang kau butuhkan untuk benar-benar hadir?
Sehari? Seminggu? Sebulan? Setahun? Atau selamanya?

Mmmmm 
Aku bukan lelah menunggu
Berusaha ku nikmati waktu, untuk tetap hidup
Berusaha menjadikan diri cahaya, untuk mereka yang sedang redup
Walau terkadang aku pun meredup
Hingga rasanya sekeliling gelap, seperti tak hidup

Tak jarang aku mengemis cahaya padanya yang tengah terang
Namun ia hanya menatapku gamang
Seolah enggan untuk berbagi terang
Ku berbalik arah untuk kembali pulang
Ke pelukan Bunda yang siap menopang
Untuk sekadar mengisi daya agarku bisa kembali terang
Lalu kembali melangkah untuk membagikan cahaya ditengah tenang


Jelita, 09 Mei 2023

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar